Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2022

CINTAILAH KOTA MU, DENGAN MEMBACA DAN MENULIS

Daerah yang besar adalah Daerah yang menghargai para Pahlawannya. Dalam sejarah berdirinya Kota Bima, telah menghasilkan banyak penulis-penulis terkenal, sebut saja antara lain Ina Ka'u Hj. St Maryam (Alm), M. Hilir Ismail (Alm), Anwar Hasnun, N. Marewo, L Kacen dan Alan Malingi. Mereka adalah para pahlawan sekaligus pejuang pendidikan yang telah mengorbankan ide, gagasan, waktu serta jiwa raganya demi sebuah peradaban di tengah-tengah masyarakat, yang sebagian besar masih belum sadar akan pentingnya literasi Membaca dan Menulis. Walaupun mereka tidak sepopuler tokoh-tokoh pendidikan lainnya, seperti: K.H. Dewantara, Drikarya atau Ahmad Dahlan. Tetapi karya-karya nya dianggap telah banyak memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di Daerah sebagaimana tokoh-tokoh yang lainnya. Apa sih hubungannya pembangunan Kota Bima dengan membaca dan menulis? Ya, ada hubungannya. Dengan Membaca kita akan memperoleh banyak informasi secara akurat, sehingga aspirasi yang  disampa...

MEMBANGUN SIKAP AKHLAK. SIKAP KRITIS DAN SIKAP BERKEBHINEKAAN GLOBAL PADA SISWA MELALUI PROGRAM “SAH” DENGAN PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL (Praktik Baik di SMPN 14 Kota Bima)

Di zaman yang serba maju sekarang ini penguatan pendidikan karakter menjadi sangat penting dan mendesak untuk diterapkan baik dalam keluarga, sekolah, maupun dalam lingkungan masyarakat. Seakan-akan kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini telah menjadi bom waktu yang memicu berbagai konflik baik konflik vertikal maupun horisontal. Kini media sosial telah dijadikan sebagai alat adu domba, saling provokasi, persekusi, saling membuli dan menfitnah satu sama lain, bahkan potret ini juga terjadi terhadap pemimpin.   Penyampaian pendapat memang diperbolehkan dan sudah diatur dalam Undang-Undang, tetapi tetap ada etika dalam menyampaikannya. Sebab kita sedang hidup dalam Negara Kesatuan Repulik Indonesia yang diakui dengan budayanya yang santun dan beradab. Melihat kondisi generasi bangsa saat ini, kami berkomitmen bahwa sudah saatnya nilai-nilai budaya kearifan lokal kembali ditumbuh-kembangkan dalam lingkungan sekolah, khususnya pada sekolah kami di SMPN 14 Kota Bima. Dalam sejara...

PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS TERINTEGRASI DENGAN KARAKTER DAN LITERASI BERBANTUAN “MEDIA BOBO” PADA MATERI PROCEDURE TEXT MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS (Praktik Baik)

Proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di dalam kelas kadang-kadang membuat guru kaku terutama dalam memilih satu atau m etode pembelajaran, dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran. Pada kenyataannya pendidikan telah dilaksanakan semenjak adanya manusia, hakikatnya pendidikan merupakan serangkaian peristiwa yang kompleks yang melibatkan beberapa komponen antara lain: tujuan, murid, pendidik, isi atau bahan, cara atau metode dan situasi/lingkungan. Hubungan keenam faktor tersebut berkait satu sama lain dan saling berhubungan dalam suatu aktifitas satu pendidikan. Keadaan si s wa SMP dengan sistem menerapaka n K13 dan menuntut siswa untuk lebih aktif dalam hal ini yang berkaitan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris, lebih tepatnya dalam materi teks khusus yaitu Procedure T ext . Namun yang terjadi masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Karena guru dituntut untuk mengejar ...

MEWUJUDKAN TATA KELOLA SEKOLAH YANG BAIK, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL

Salah satu kunci keberhasilan program pengembangan karakter di sekolah adalah keteladanan dari seluruh warga sekolah. Tata kelola sekolah yang baik, transparan dan akuntabel merupakan cerminan pendidikan yang berkarakter. Keteladanan bukan sekedar menjadi contoh bagi siswa, melainkan juga sebagai penguat moral bagi siswa dalam berprilaku. Oleh karena itu, semua warga sekolah terutama kepala sekolah harus memilki kemampuan mewujudkan tata kelola sekolah yang baik, transparan dan akuntabel. Sehingga pelayanan pendidikan di sekolah semakin berkualitas. Jika tata kelola sekolah baik, maka kualitas pendidikan di sekolah pun akan baik. Grindle (1980:7) dalam bukunya Politics and Policy Implementation in the Third World , berpendapat “ Its success or failure can be evaluated in terms of the capacity actually to deliver programs as designed. In turn, overall policy implementation can be evaluated by measuring programs outcomes against policy goals. ”  Pada intinya menurut Grindle, berhasil...